Showing posts with label IT Perangkat Keras dan Jaringan. Show all posts
Showing posts with label IT Perangkat Keras dan Jaringan. Show all posts

Monday, May 20, 2024

Pengenalan Perangkat Lunak Perlindungan Virus (AntiVirus)

 


Antivirus
 adalah program komputer yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus perangkat perusak. Antivirus disebut juga perangkat lunak perlindungan virus. Program ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai, kit-akar, dan perangkat perusak lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi dengan tembok api untuk melindungi komputer dari serangan peretas dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke kotak masuk pengguna.


Cara kerja

Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah:

·      Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan surel (email) secara massal terhadap daftar surel yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui surel), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka sering kali antivirus membuat alarm palsu atau "false alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai pemindaian heuristik. Teknologi pemindaian heuristik ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah berkas dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka berkas tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan berkas bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.


Metode identifikasi

Salah satu dari sedikit hasil teoritis yang solid dalam studi virus komputer adalah demonstrasi Frederick B.Cohen tahun 1987 bahwa tidak ada algoritma yang dapat dengan sempurna mendeteksi semua kemungkinan virus. Namun, dengan menggunakan lapisan pertahanan yang berbeda, tingkat deteksi yang baik dapat dicapai.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan mesin antivirus untuk mengidentifikasi perangkat perusak:

·    Deteksi sandbox: teknik deteksi berbasis perilaku tertentu yang, alih-alih mendeteksi sidik jari perilaku pada waktu proses, itu mengeksekusi program dalam lingkungan virtual, mencatat tindakan apa yang dilakukan program. Bergantung pada tindakan yang dicatat, mesin antivirus dapat menentukan apakah program tersebut berbahaya atau tidak. Jika tidak, maka program dijalankan di lingkungan nyata. Meskipun teknik ini terbukti cukup efektif, mengingat berat dan lambatnya, teknik ini jarang digunakan dalam solusi antivirus pengguna-akhir.

·     Teknik penggalian data: salah satu pendekatan terbaru yang diterapkan dalam deteksi perangkat perusak. Penggalian data dan algoritma pemelajaran mesin digunakan untuk mencoba mengklasifikasikan perilaku file (sebagai berbahaya atau jinak) dengan serangkaian fitur file, yang diekstraksi dari file itu sendiri.


Deteksi berbasis tanda tangan

Perangkat lunak antivirus tradisional sangat bergantung pada tanda tangan untuk mengidentifikasi perangkat perusak.

Secara substansial, ketika perangkat perusak tiba di tangan perusahaan antivirus, perangkat perusak tersebut dianalisis oleh peneliti perangkat perusak atau oleh sistem analisis dinamis. Kemudian, setelah ditentukan sebagai perangkat perusak, tanda tangan yang tepat dari file tersebut diekstrak dan ditambahkan ke database tanda tangan perangkat lunak antivirus.

Meskipun pendekatan berbasis tanda tangan dapat secara efektif menahan wabah perangkat perusak, penulis perangkat perusak telah mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari perangkat lunak tersebut dengan menulis "oligomorfik", "polimorfik" dan, baru-baru ini, virus "metamorf", yang mengenkripsi bagian dari diri mereka sendiri atau memodifikasi diri mereka sendiri sebagai metode penyamaran, agar tidak cocok dengan tanda tangan virus di kamus.


Deteksi rootkit

Perangkat lunak anti-virus dapat mencoba memindai rootkit. Sebuah Rootkit adalah jenis perangkat perusak yang dirancang untuk mendapatkan kontrol tingkat administratif atas sistem komputer tanpa terdeteksi. Rootkit dapat mengubah cara fungsi sistem operasi dan dalam beberapa kasus dapat merusak program anti-virus dan membuatnya tidak efektif. Rootkit juga sulit untuk dihapus, dalam beberapa kasus memerlukan penginstalan ulang lengkap dari sistem operasi.


Perlindungan waktu nyata

Perlindungan waktu nyata, pemindaian saat mengakses, pelindung latar belakang, pelindung tetap, proteksi otomatis, dan sinonim lainnya mengacu pada perlindungan otomatis yang disediakan oleh sebagian besar antivirus, anti-perangkat pengintai, dan program anti-perangkat perusak lainnya. Ini memonitor sistem komputer untuk aktivitas mencurigakan seperti virus komputer, perangkat pengintai, adware, dan objek berbahaya lainnya secara 'real-time', dengan kata lain saat data dimuat ke dalam memori aktif komputer: saat memasukkan CD, membuka email, atau menjelajahi web, atau saat file yang sudah ada di komputer dibuka atau dijalankan.


Solusi alternatif

Perangkat lunak antivirus yang berjalan di komputer individual adalah metode paling umum yang digunakan untuk melindungi dari perangkat perusak, tapi ini bukan satu-satunya solusi. Solusi lain juga dapat digunakan oleh pengguna, termasuk Unified Threat Management (UTM), perangkat keras dan tembok api jaringan, Antivirus berbasis cloud dan pemindai online.


Perangkat keras dan tembok api jaringan

Tembok api jaringan (firewall) berfungsi untuk mencegah program dan proses yang tidak dikenal mengakses sistem. Namun, mereka bukan sistem antivirus dan tidak berusaha mengidentifikasi atau menghapus apa pun.Mereka dapat melindungi dari infeksi dari luar komputer atau jaringan yang dilindungi, dan membatasi aktivitas perangkat lunak berbahaya yang ada dengan memblokir permintaan masuk atau keluar pada port TCP/IP tertentu. Sebuah tembok api dirancang untuk menangani ancaman sistem yang lebih luas yang berasal dari koneksi jaringan ke dalam sistem dan bukan merupakan alternatif dari sistem perlindungan virus.


Pemindaian online

Beberapa vendor antivirus memelihara situs web dengan kemampuan pemindaian online gratis untuk seluruh komputer, area kritis saja, disk, folder atau file lokal. Pemindaian online berkala adalah ide yang baik bagi mereka yang menjalankan aplikasi antivirus di komputer mereka karena aplikasi tersebut sering lambat dalam menangkap ancaman. Salah satu hal pertama yang dilakukan perangkat lunak berbahaya dalam sebuah serangan adalah menonaktifkan perangkat lunak antivirus yang ada dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahui serangan adalah dengan beralih ke sumber daya online yang tidak diinstal pada komputer yang terinfeksi.


Alat khusus

Alat penghapus virus tersedia untuk membantu menghilangkan infeksi membandel atau jenis infeksi tertentu. Contohnya termasuk Avast Free Anti-Malware, AVG Free Malware Removal Tools, dan Avira AntiVir Removal Tool. Perlu juga dicatat bahwa terkadang perangkat lunak antivirus dapat memberikan hasil positif palsu, yang menunjukkan adanya infeksi padahal sebenarnya tidak ada.

Sebuah disk penyelamat yang dapat di-boot, seperti perangkat penyimpanan CD atau USB, dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak antivirus di luar sistem operasi yang diinstal, untuk menghilangkan infeksi saat tidak aktif. Disk antivirus yang dapat di-boot dapat berguna saat, misalnya, sistem operasi yang diinstal tidak lagi dapat di-boot atau memiliki perangkat perusak yang menolak semua upaya untuk dihapus oleh perangkat lunak antivirus yang diinstal. Contoh dari beberapa disk yang dapat di-boot ini termasuk Bitdefender Rescue CDKaspersky Rescue Disk 2018, dan Windows Defender Offline (terintegrasi ke dalam Windows 10 sejak Pembaruan Ulang Tahun). Sebagian besar perangkat lunak penyelamat CD juga dapat diinstal ke perangkat penyimpanan USB, yang dapat di-boot pada komputer yang lebih baru.


Penggunaan dan risiko

Menurut survei FBI, bisnis-bisnis besar kehilangan $12 juta setiap tahun karena insiden virus. Sebuah survei oleh Symantec pada tahun 2009 menemukan bahwa sepertiga dari bisnis kecil hingga menengah tidak menggunakan perlindungan antivirus pada saat itu, sedangkan lebih dari 80% pengguna rumahan memasang sejenis antivirus.Menurut survei sosiologis yang dilakukan oleh G Data Software pada tahun 2010, 49% wanita tidak menggunakan program antivirus sama sekali.


Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak_antivirus

Tuesday, September 26, 2017

Mengenal Video Management System (VMS)

Video Management System, juga dikenal sebagai perangkat lunak manajemen video atau server manajemen video, merupakan komponen dari sistem kamera keamanan yang pada umumnya:
a.    Mengumpulkan video dari kamera dan sumber lainnya
b.    Merekam / menyimpan video itu ke perangkat penyimpanan
c.     Menyediakan antarmuka untuk melihat video langsung, dan mengakses video yang direkam
VMS dapat menjadi komponen perangkat lunak perekam video dan perekam video digital, walaupun pada umumnya VMS cenderung lebih canggih dan memberikan lebih banyak pilihan dan kemampuan daripada perangkat NVR yang dikemas.
Karena perbaikan teknologi, Anda perlu membuat perbedaan antara VMS dan fitur built-in dari kamera keamanan berbasis jaringan modern. Banyak kamera jaringan modern menawarkan kemampuan internal untuk merekam dan meninjau video secara langsung melalui browser web dan tanpa menggunakan VMS. Namun antarmuka web built-in kamera biasanya eksklusif untuk kamera itu sendiri dan biasanya tidak menyediakan kemampuan akses bersama di kamera jaringan lainnya.

Kemampuan tambahan
Opsional, VMS juga dapat menyediakan fitur dan kemampuan tambahan. Tingkat kemampuan ini dapat dibagi di beberapa tingkatan produk, dengan biaya yang lebih rendah produk VMS memiliki fitur lebih sedikit.

Motion detection
Selain terus merekam data, VMS juga dapat menerapkan motion detection untuk mengurangi jumlah data yang akan direkam.
Dalam sistem kamera keamanan analog yang lebih tua, kamera adalah perangkat "bodoh" yang hanya mampu menghasilkan sinyal video secara terus menerus, dan pemrosesan sinyal video pun harus dilakukan dengan VMS rekaman. Dengan kamera jaringan megapiksel modern, kamera jauh lebih canggih.
Motion detection sekarang bisa didistribusikan, sehingga kamera melakukan motion detection sendiri dan hanya mengirim video saat motion terdeteksi.
Bergantian, motion detection masih bisa juga terjadi pada VMS. Beberapa VMS tidak memiliki pendeteksian gerakan dan hanya mengandalkannya pada kamera.
Kesulitan dengan kamera jaringan megapiksel modern adalah beragam standar dan kepatuhan industri terhadap standar tersebut. Jika VMS tidak memiliki deteksi gerak built-in, dan kamera yang hanya dapat diakses melalui ONVIF tidak mengekspos antarmuka kontrol gerak, dan produsen kamera belum memberikan API khusus kepada penulis VMS, maka deteksi gerak tidak akan Mungkin bahkan jika kamera secara teoritis mampu melakukannya.

Distributed processing
Untuk sistem kamera keamanan yang sangat besar dan kompleks, mungkin ada terlalu banyak kamera, terlalu banyak bandwidth jaringan, terlalu banyak data yang akan dianalisis, atau terlalu banyak penyimpanan yang dibutuhkan untuk perangkat server tunggal untuk menangani beban kerja.
Dalam hal ini beban kerja dibagi di beberapa perangkat server, masing-masing menangani keseluruhan beban kerja.
VMS menyediakan antarmuka manajemen tunggal yang memungkinkan klien mengakses sumber kamera di semua server, menjadikannya sebagai kumpulan terpadu daripada diisolasi pada beberapa sumber independen.
Ini secara fungsional mungkin disediakan untuk opsi produk VMS yang lebih tinggi atau lebih mahal, dan mungkin tidak tersedia dari VMS berbiaya rendah.

Audio
VMS juga bisa merekam audio dari kamera jaringan, dan mungkin dalam beberapa kasus menyediakan audio dua arah melalui kamera jaringan, bertindak sebagai interkom.
Biasanya ini membutuhkan penguat eksternal dan speaker oleh kamera. Beberapa kamera jaringan termasuk mikrofon built-in, atau mungkin menyediakan koneksi I / O audio eksternal.

Alarm I/O
VMS mungkin menyediakan kemampuan untuk memantau input alarm dan bertindak sesuai dengan mereka, termasuk:






a.  Mengirimkan output alarm untuk mengaktifkan peralatan tambahan seperti pencahayaan
b.    Memulai perekaman pada satu atau lebih sumber kamera
c.     Mengirimkan pesan peringatan ke satu atau lebih orang, melalui email, SMS ponsel, atau melalui Internet ke aplikasi klien atau aplikasi ponsel.
d.    Input dan output alarm dapat ditangani melalui komponen antarmuka terpisah seperti:
e.    Kartu ekspansi komputer
f.      Multipoint antarmuka serial jarak jauh seperti RS-422 atau RS-485
g.    Terintegrasi langsung ke kamera berbasis jaringan

Pan tilt zoom control
VMS juga dapat memberikan kemampuan untuk mengendalikan kamera pan-tilt-zoom (PTZ) jarak jauh, yang dapat diputar dari jarak jauh, diayunkan, dan diperbesar, sehingga memungkinkan satu kamera untuk memantau area yang sangat luas, sementara juga memberikan tampilan rinci mengenai area tertentu.





PTZ sendiri bisa diimplementasikan sebagai:
a.    Kontrol gerak analog yang nyata, mengendarai motor fisik di perangkat kamera
b. Terjemahan digital tampilan kamera tetap, untuk memperbesar gambar dan melihattampilan close-up di sekitar gambar yang diperbesar.
c.    Baik PTZ analog dan digital dapat dikombinasikan bersama-sama, berpotensi dengan sistem kontrol gabungan yang pada awalnya analog, namun beralih ke digital begitu batas zoom optik telah tercapai.
PTZ digital telah menjadi sangat umum karena kamera jaringan telah meningkat dalam resolusi hingga melampaui 1080P. Tidak mungkin lagi untuk melihat secara langsung semua piksel dari beberapa kamera beresolusi tinggi bahkan dengan monitor komputer 4K, dan zoom digital diperlukan untuk melihat detail halus yang ditangkap oleh kamera.
PTZ digital berpotensi mengurangi perawatan dan kegagalan peralatan, dengan mengganti kamera yang bergerak secara fisik dengan kamera beresolusi tinggi yang tetap. Kamera bergerak memiliki kecenderungan untuk gagal seiring berjalannya waktu karena memakai motor penggerak, ikat pinggang, dan bantalan. Mereka mungkin juga peka terhadap perubahan suhu, dan gagal berfungsi pada suhu yang ekstrem. Kamera posisi tetap menghilangkan komponen ini, hanya mengandalkan terjemahan digital dari gambar kamera dengan detail tinggi.
Kamera fisheye fixed-view memiliki tampilan 360 derajat berbentuk mangkuk. Saat memasang overhead mengarah lurus ke bawah, bagian dari ruang yang dilihat muncul menyamping atau terbalik pada VMS. Untuk kamera ini, PTZ digital mungkin juga menyertakan fitur rotasi untuk memutar tampilan secara digital sehingga semua area yang dilihat diperbesar muncul di sisi kanan.

License plate detection / License plate recognition
VMS secara opsional dapat memberikan kemampuan untuk menemukan plat nomor dalam pandangannya dan menangkap informasi piring dari gambar, sebagai bentuk pengenalan karakter optik.
Untuk kamera fixed-location, nomor-nomor ini disimpan dalam database bersamaan dengan waktu pengambilannya, dan digunakan bersamaan dengan banyak kamera lainnya untuk membuat plot waktu geografis di mana piring terlihat. Pembaca plat lisensi dapat digunakan untuk secara anonim melacak lokasi kendaraan selama beberapa hari, untuk membangun profil penggunaan dan aktivitas kendaraan.
Untuk kamera bergerak, deteksi plat nomor bekerja sama seperti yang dijelaskan di atas, meskipun menggunakan GPS untuk mencatat di mana piring dilihat dan kapan. VMS juga menyediakan data on-the-fly untuk memantau kendaraan sekitarnya di jalan, dan mencari rincian kendaraan seperti pendaftaran atau aktivitas kriminal potensial.

Hybrid analog / digital recording
Sebuah organisasi dapat memiliki investasi yang signifikan pada kamera analog (NTSC / PAL / SECAM) yang lebih tua dan infrastruktur kabel dan listrik yang terkait. Organisasi mungkin memutuskan untuk tetap menggunakan kamera lama di beberapa lokasi, daripada mengganti semuanya dengan kamera jaringan detail yang lebih tinggi.
Misalnya, kamera analog dengan resolusi rendah di gudang yang baru digunakan mungkin cukup untuk tugas itu, dan tidak memerlukan biaya kamera digital tingkat tinggi dan biaya infrastruktur untuk menginstal dan menggunakan kamera baru.
Sistem hibrida menyediakan transisi biaya yang lebih rendah antara kamera analog dan digital, yang memungkinkan VMS menerima masukan dari salah satu jenis sumber video. Sistem hibrida dapat menggunakan kartu pengambilan multi-input internal atau perangkat encoder video eksternal.

Point of Sale integration
VMS mungkin menawarkan kemampuan untuk dihubungkan ke keluaran kasir elektronik, yang menampilkan informasi yang tercetak pada tanda terima penjualan sebagai teks yang melapisi gambar kamera. Ini memberikan catatan visual tentang penjualan, dan melacak kesalahan atau potensi pencurian oleh karyawan.


Fisheye dewarping
Sampai tahun 2016, ini masih merupakan komponen sistem video management yang sangat baru dan belum diterapkan secara luas atau diterapkan secara konsisten.
Sebuah kamera fisheye memiliki lensa khusus yang biasanya memiliki bidang pandang 180 derajat dan dapat melihat 360 derajat di sekitar lensa. Saat dipasang rata di langit-langit, ada kemungkinan satu kamera tetap untuk melihat keseluruhan ruang di bawahnya tanpa bergerak. Namun pandangan bola menyebabkan distorsi sudut garis lurus, memberi benda penampilan aneh dan cacat.
Fisheye dewarping adalah teknik yang digunakan oleh VMS untuk mengambil output dari lensa fisheye dan secara matematis memperbaiki citra yang cacat sehingga garis-garis tampak lurus kembali, dan benda terlihat normal. Gambar juga biasanya diputar sehingga semua bagian tampilan tampak benar-sisi-atas.
Ada beberapa standar bersaing untuk embun. Beberapa produsen seperti Oncam dan Panasonic telah mengembangkan teknik kustom mereka sendiri, dan perlu menyediakan perpustakaan decoding ke pemrogram VMS untuk mendukung kamera mereka.
Bergantian metode dewarping kinerja tinggi yang disebut Immervision telah dikembangkan, yang juga memanfaatkan geometri lensa khusus untuk mendistribusikan piksel secara lebih efisien. Telah dilisensikan ke produsen kamera dengan rakitan lensa tetap, dan juga bisa diimplementasikan pada kamera bergaya kotak yang bisa menerima perakitan lensa khusus yang kompatibel dengan Immervision.
Dewarping mungkin tidak hadir di semua VMS, dan bahkan di antara VMS yang mengiklankan kemampuannya, beberapa VMS mungkin tidak kompatibel dengan semua kamera karena kurangnya perpustakaan decoding untuk model dan produsen kamera tertentu.
Hal ini juga dapat menghadirkan situasi dimana dewarping bekerja dengan VMS, namun karena kurangnya dukungan deteksi gerak kamera, satu-satunya pilihan yang tersedia adalah rekaman 24 jam atau rekaman periode waktu yang dijadwalkan.
Akhirnya, dewarping adalah tugas komputasi intensif. Meskipun beberapa tampilan kamera fisheye tunggal dimungkinkan, pemrosesan gabungan ke dewarp beberapa tampilan beresolusi tinggi dapat membebani komputer penampil.

Single recorded stream, multiple views
Fitur dari beberapa VMS yang lebih baru adalah kemampuan untuk menampilkan beberapa tampilan kamera dari satu aliran terekam. Ini memanfaatkan PTZ digital kamera megapiksel yang tinggi, dan mungkin juga disebut sebagai embun samping klien untuk kamera fisheye.
Sebuah kamera tunggal dengan bidang pandang yang sangat lebar atau beresolusi tinggi mampu mencakup dua atau lebih bidang minat. Datastream tunggal ini hanya direkam sekali, namun kemudian diterjemahkan beberapa kali oleh perangkat lunak penampil klien, memperbesar area minat yang terpisah sambil tetap memanfaatkan satu datastream kamera.
Ini dapat secara signifikan mengurangi persyaratan penyimpanan data, di mana dua atau lebih kamera terpisah akan digunakan sebelumnya. Dalam kasus kamera fisheye, ada kemungkinan satu kamera untuk mengganti 10 atau lebih tampilan kamera terpisah, sementara hanya merekam satu tampilan panoramic fisheye yang asli.

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Video_management_system


Thursday, July 13, 2017

Sejarah dan Perkembangan Handphone

Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2MHz.

Pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM). Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali portable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.

Sistem telepon seluler pada masa tersebut masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTNlandline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi ini diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut – sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.

Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Di tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).

Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.

Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.

Evolusi dan Perkembangan Telepon Genggam

- Generasi 1
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya.

Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.

- Generasi 2
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.

Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efekradiasi yang membayakan pengguna.

- Generasi 3
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile

- Generasi 4
Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing,online game, dan lain-lain.

Evolusi telepon genggam yang di kelompokan berdasarkan tahun

1983 : Ponsel Komersial Pertama Dirilis

Ponsel komersial pertama yang diluncurkan ke pasaran adalah Motorola DynaTAC 8000x. Bodinya besar dan berat. Akibatnya, dijamin tangan bakal pegal-pegal setelah menggunakan ponsel ini. Ponsel ini tak punya fitur lain selain melakukan dan menerima panggilan. Maklum, jaringan seluler yang tersedia kala itu hanya Advanced Mobile Phone System (AMPS) atau dikenal dengan sebutan 1G. Selain itu, ponsel ini hanya mampu bertahan selama satu jam saja untuk masa talktime dan delapan jam untuk masa standby. Pada masanya, kehadiran ponsel ini adalah sesuatu yang revolusioner. Di masanya ponsel ini dijual dengan harga selangit. Itu sebabnya, kala itu pemilik ponsel adalah orang – orang yang kelebihan duit.

1989 : Bentuk Ponsel Mulai Mengecil
Pada tahun ini Motorola merilis ponsel MicroTAC 9800x. Ponsel ini lebih ringan dan lebih kecil dibanding ponsel seri Motorola DynaTAC maupun ponsel jenis lainnya. Bentuknya yang seperti itu membuat ponsel ini nyaman digunakan. Tetap saja, ponsel ini tak bisa dibeli banyak orang. Ponsel jenis ini harga resminya sekitar 11 juta rupiah dan di pasar gelap dilego sekitar 19 juta rupiah. Sekedar informasi, lewat MicroTAC 9800X ini Motorola memperkenalkan konsep ponsel berbentuk flip.






1993 : Smartphone Pertama Diperkenalkan
IBM memperkenalkan ponsel cerdas yang diberi nama Simon. Namun, produk ini baru dilempar ke pasaran satu tahun kemudian. Selain berfungsi sebagai ponsel, Simon memiliki fitur kalender, buku alamat, world clock, kalkulator, notepad, e-mail serta game. Smartphone ini juga telah didukung oleh layar touch screen. Simon diluncurkan ke pasaran pada 1994 oleh BellSouth.



1996 : Ponsel Dilengkapi Layar Display
Motorola merilis StarTAC, ponsel pertama yang berdesain clamshell sekaligus ponsel pertama yang menggunakan layar display. Ponsel ini juga menyandang gelar sebagai ponsel pertama di dunia dengan fitur getar. Motorola StarTAC amat digemari di zamannya.








1999 : Internet di Ponsel
Ponsel perlahan-lahan mulai meninggalkan fungsi khitahnya. Teknologi second generation network atau 2G memungkinkan ponsel dilengkapi fitur mengirim dan menerima pesan. Seiring booming internet dan jaringan komunikasi yang makin maju, Nokia merilis ponsel Nokia 7110 yang dilengkapi fitur WAP mobile web surfing. Aplikasi ini berfungsi untuk mengakses dunia maya via internet.





2000 : Selamat Tinggal Antena Internal
Hadir tanpa antena internal di tubuhnya membuat Nokia 3210 menjadi ponsel paling inovatif di zamannya. Namun terobosan yang paling dahsyat dari ponsel ini, menjadikan ponsel dari sebuah alat yang hanya dimiliki oleh kaum berduit menjadi sebuah perangkat untuk berkomunikasi yang praktis dan bisa dimiliki siapa saja. Sekadar catatan, sejak dirilis 10 tahun lalu, Nokia 3210 telah terjual mencapai 150 juta unit lebih. Ini membuat ponsel ini sebagai ponsel paling laku di dunia.

2000b : Fitur Musik di Ponsel
Lewat Samsung SCH-M105, pengguna ponsel bisa mendengarkan musik dengan format MP3. Terobosan ini menjadi cikal bakal kehadiran ponsel-ponsel musik.










2001 : Ponsel Kamera Diperkenalkan
Teknologi ponsel terus berkembang. Pada 1997, Philippe Kahn sukses membuat ponsel yang dilengkapi kamera. Namun, ponsel kamera pertama yang dijual di pasaran adalah J-SH04 buatan Sharp Corporation yang dirilis di Jepang pada November 2000. Kamera ponsel terus berkembang. Bahkan kini ada beberapa ponsel yang kualitasnya menyamai kamera profesional.







2002 : Era BlackBerry Dimulai
Research In Motion menciptakan sebuah peranti yang dinamakan BlackBerry. Peranti ini awalnya adalah pager dua arah. Baru kemudian pada 2002, RIM merilis ponsel cerdas BlackBerry 5810 yang merupakan cikal bakal ponsel BlackBerry yang dikenal seperti sekarang.







2004 : Desain Indah
Di saat dunia ponsel mengalami stagnansi dalam hal desain, Motorola menggebrak dengan ponsel RAZR V3. Ponsel ini punya desain segi empat yang super tipis. Keindahan Motorola RAZR V3 membuat ponsel ini terlego dalam jumlah banyak. Kehadiran ponsel ini juga memicu banyak vendor ponsel untuk membuat ponsel dengan desain indah.






2006 : Ponsel Dilengkapi WiFi
Samsung SGH-P200 adalah ponsel pertama yang dilengkapi fasilitas WiFi (WLAN). Konektivitas nirkabel ini memungkinkan ponsel mampu mengakses jaringan internet di area-area “hotspot”, tanpa potongan pulsa. Berbeda dengan koneksi via GPRS/3G, yang dibebani tarif.







2007 : Revolusi iPhone
iPhone yang pertama memperkenalkan ponsel dengan 100 persen layar sentuh, tanpa disertai sama sekali oleh tuts keyboard atau pun pen stylus. iPhone dapat dikatakan mewakili produk yang futuristik dan konsisten terhadap filosofi Apple, yaitu simpel dan elegan. Desain dan berbagai fitur multimedia yang menarik membuat banyak vendor kemudian mengadopsi ponsel ini.





2008 : Hadirnya Ponsel Android
HTC Dream adalah ponsel Android pertama yang dirilis ke pasaran. Ponsel ini menggunakan sistem operasional Android yang dikembangkan oleh Google. Sistem operasi ini digadang-gadang menyamai kemampuan komputer desktop.
Jumlah produksi yang makin massal dan kemampuan teknologi yang lebih canggih, membuat banyak analis meramalkan cepat atau lambat bakal menggeser keberadaan smartphone popular macam BlackBerry serta iPhone.




2009 : Layar Definisi Tinggi
Tahun lalu, dunia ponsel diramaikan oleh ponsel dengan layar berdefinisi tinggi. Salah satu pelopornya adalah Samsung i8910 atau disebut Samsung Omnia. Layar ponsel ini dilengkapi teknologi AMOLED, memastikan tampilan layar benar-benar tajam dan cerah. Layar ini juga berfungsi sebagai peranti input karena sudah mendukung teknologi touch screen.







Perkembangan Telepon Genggam dari Masa ke Masa (NOKIA)

Disini saya mengambil contoh produk perkembangan HP NOKIA, Nokia merupakan nama besar di jagat perangkat seluler. Karena begitu populernya, gelar ponsel sejuta umat sempat disandang perangkat buatan vendor asal Finlandia ini.

Namun kini, gelar tersebut sepertinya sudah ditanggalkan. Nokia bahkan harus berusaha keras mempertahankan posisinya di ranah smartphone dengan menggandeng Microsoft yang menawarkan Windows Phone 8.

Pun demikian, perjalanan panjang Nokia tak bisa dilupakan begitu saja. Sebab, rentetan pengalaman inilah yang membuat Nokia sekarang hadir dengan Lumia 920 yang diklaim CEO Nokia Stephen Elop sebagai ponsel paling inovatif di dunia. 
Seperti dilansir dari Business Insider, berikut perjalan ponsel Nokia dari masa ke masa.

a. Nokia 1011

Nokia 1011 merupakan ponsel GSM pertama yang dirilis vendor yang berbasis di Espoo, Finlandia itu, pada tahun 1992.
Perangkat ini terbilang cukup canggih pada masanya dan menjadi pioner dalam industri perangkat seluler. Padahal kemampuannya cuma bisa melakukan panggilan telepon, tak bisa SMS, apalagi untuk internetan.



b. Nokia 2100 Series
Sedikit mengalami kemajuan dalam pembuatan ponsel, hadirlah Nokia 2100 series pada tahun 1994. Ini merupakan ponsel Nokia pertama yang dibenamkan software di dalamnya, sehingga pengguna bisa menikmati daftar kontak dan profil ringtone di perangkat jadul itu.
Ringtone ikonik Nokia yang diambil dari petikan gitar ‘Gran Vals’ juga pertama kali diputar di ponsel ini.
Tentu saja, Nokia 2100 cukup sukses di pasaran dengan total penjualan mencapai 20 juta unit. Padahal handset ini awalnya ditargetkan cuma terjual 400 ribu unit.

c. Nokia 9000 Communicator
Era smartphone alias ponsel pintar diarungi oleh Nokia 9000 Communicator pada tahun 1996.
Dengan status sebagai ponsel pintar pertama Nokia, perangkat ini bisa diandalkan untuk mengirim email, fax, berinternet ria, hingga dilengkapi dengan keyboard full qwerty.
Fitur lain yang dimiliki ‘ponsel batu bata’ ini adalah memiliki RAM 8 MB, display monochrome, dan diperkuat dengan prosesor Intel 386

d. Nokia 7650
Inilah ponsel multimedia yang begitu populer di masanya. Nokia 7650 sudah dilengkapi kamera built-in, di mana pada saat itu fitur kamera masih sangat jarang ditemui di jajaran ponsel lainnya.
Ia menjalankan platform Nokia Series 60 Symbian OS, yang juga sudah dianggap canggih pada tahun 2001 lalu.
Desain perangkat ini cukup menarik dengan model keyboard slide, dan diperkuat dengan prosesor 104 MHz dan RAM 4MB.


e. Nokia 6650
Di awal tahun 2000, atau tepatnya pada tahun 2002, industri seluler mulai disambangi ponsel yang mengusung konektivitas 3G.
Salah satunya adalah Nokia 6650 yang merupakan ponsel 3G pertama Nokia. Perangkat ini juga dianggap menorehkan milestone penting dalam pencapaian teknologi wireless.
Fitur yang dilengkapi Nokia 6650 adalah kamera VGA, WAP, display berwarna TFT, dan konektivitas bluetooth.


f. Nokia 3650
Inilah ponsel Nokia yang juga begitu populer di Indonesia yang juga dirilis pada tahun 2002. Adalah Nokia 3650 yang sudah dilengkapi degan kamera VGA dan video recorder.
Perangkat ini memiliki daya tahan baterai saat aktif sampai 4 jam, menggunakan software series 60, MMS, IR port, bluetooth, dan layar berwarna.
Tak berselang dengan zaman Nokia 3650, Nokia sejatinya memiliki handset lain yang begitu populer. Yakni Nokia N-Gage yang sangat terkenal untuk ngegame.

g. Nokia N8
N8 merupakan ponsel flagship Nokia sebelum mereka memutuskan pengumuman penting untuk berkolaborasi dengan Microsoft.
Perangkat ini sudah memiliki kemampuan multitouch dan diklaim membukukan preorder yang cukup besar saat pertama kali muncul pada tahun 2010.
Perangkat ini memiliki layar selebar 3,5 inch, RAM 256 MB, prosesor ARM, dan kamera 12 MP.

h. Lumia 800
Ini adalah handset Windows Phone pertama Nokia setelah mengumumkan partnership dengan Microsoft. Lumia 800 memiliki tampilan segar ala Windows Phone, bodinya pun cukup menarik.
Fitur lainnya adalah RAM 512 MB, prosesor 1.4 GHz, layar 3,7 inch, kamera 8 MP dan dirilis pada tahun 2011. Selain Lumia 800, ada pula Lumia 710 yang kelasnya sedikit di bawahnya. Namun ia cuma memiliki kamera 5 MP.


i. 808 PureView
Ketika pertama kali mendengar berapa kekuatan kamera dari 808 PureView pasti Anda akan kaget. Bayangkan saja, kamera di perangkat ini tertulis berkekuatan 41 MP.
Ya, Anda tak salah baca. Sebab, ponsel ini sudah mengusung inovasi kamera baru yang disebut sebagai teknologi PureView.
Alhasil dengan layar selebar 4 inch, RAM 512 MB, prosesor 1,3 Ghz, 808 PureView cukup dinantikan kehandalannya.



j. Lumia 920
Inilah ponsel jagoan Nokia yang terbaru, Lumia 920 yang telah diperkuat dengan OS Windows Phone 8. CEO Nokia Stephen Elop begitu percaya diri bahwa Lumia 920 merupakan ponsel paling inovatif saat ini. Ia didesain dengan layar selebar 4,5 inch, RAM 1 GB, dan dapur pacu yang diperkuat dengan b prosesor 1,5 Ghz Snapdragon S4.

Adapun fitur andalannya adalah dari sisi kamera 8 MP yang terpasang, dimana ia memiliki teknologi anti blur. Jadi saat mengambil gambar namun tangan Anda bergoyang, foto yang dihasilkan diklaim tidak berbayang. Satu fitur menarik lainnya adalah wireless charger, dimana untuk pengisian baterai tak perlu mencolokkan ponsel dengan charger, tinggal ditempelkan.


Sekian uraian tentang Sejarah dan Perkembangan Handphone, semoga bermanfaat. 




Mengenal Komputasi Awan (Cloud Computing)

  Komputasi awan  atau  komputasi gemawan  ( bahasa Inggris :  cloud computing ) adalah gabungan pemanfaatan  teknologi komputer  (' kom...